Aduh, Utilitas Listrik Publik Kini Jadi Target Serangan Hacker

 Bukanlah cuma pola serangan, aktvitas incaran yang dikerjakan hacker juga semakin bermacam sehari-harinya. Malahan, penambahan jumlah insiden ini semakin besar serta menghajar nyaris semuanya sector yang menyebabkan kerugian finansial yang tetras. Selanjutnya bln. Mei 2016, umpamanya, ransomware menyerang utilitas listrik serta air di Lansing, Michigan, yang menyebabkan kerugian di kisaran US$ 2 juta. Insiden ini tak memengaruhi network industri, tetapi terdapat serangan-serangan lain yang sukses mengganggu sistem industri.

Serangan bagi system Prikarpatyeoblenergo yang dikerjakan dengan grup APT BlackEnergy selanjutnya akhir 2015 mengakibatkan beberapa puluh ribu tempat tinggal di Ukraina tanpa ada listrik. Insiden siber bagi industri gawat makin umum serta jadi kabar berita paling utama.

Banyak industri, dan perusahaan ICS (industrial control systems), saat ini siaga bagi persoalan ini serta tengah membuat langkah kepada hindari ancaman itu serta meminimalisir efek mungkin. Sayangnya, usaha mereka baru-baru ini belum sesuai.

Berkaca besutan peristiwa ini, Pemerintah atau Kementerian/Instansi berkaitan dapat bekerja bersama oleh yang memiliki infrastruktur gawat, pengelola serta operator dan beberapa ahli serta praktisi siber kepada mengambil beberapa langkah pro aktif dalam mengelola resiko serta menguatkan keamanan serta ketahanan infrastruktur gawat nasional.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aduh, Utilitas Listrik Publik Kini Jadi Target Serangan Hacker"

Posting Komentar